Abstract :
Skripsi ini adalah hasil penelitian linguistic pada artikel berita dari dua Negara berbeda yang
memfokuskan pada penelitian textual. Penelitian ini menggunakan Transitivity systems oleh
M.A.K Halliday untuk menganalisis data. Dalam beberapa tahun ini penelitian tentang media
massa berkembang dengan mantap dan analisis pada artikel Koran dipercaya dapat mewakili
fakta-fakta dan menyediakan dasar untuk penelitian media. Penelitian sebelumnya difokuskan
pada discourse. Teks yang digunakan dalam penelitian sebelumnya adalah artike berita dari dua
atau lebih Koran yang berasal dari satu Negara atau berbeda Negara.Topik berita yang digunakan
dalam penelitian teks antar Negara biasanya berhubungan dengan perang dan politik .Karena
politik dan perang banyak digunakan maka kali ini topic yang digunakan berhubungan dengan
kriminalitas. Skripsi ini akan menganalisis artikel berita dari Indonesia dan Amerika yang
difokuskan pada penelitian tekstual. Kedua artikel berita itu ditulis dalam bahasa Inggris dan
melaporkan kejadian yang sama. Tujuan dari analisis ini adalah menemukan persamaan dan
perbedaan dari dua Koran berbeda namun melaporkan satu kejadian yang sama. Mengacu pada
kerangka dalam Transitivity, process types, participant, processes dan circumstances
diidentifikasi di semua klausa utama atau klausa anakan dalam artikel. Persamaan dan perbedaan
akan dilihat dari penyaluran prosess, kelompok verba sebagai penunjuk process, kelompok
nomina sebagai penunjuk participant, dan prepositional phrase dan adverbial group sebagai
penunjuk circumstances. Temuannya adalah Jakarta Post memiliki lima process dan dalam New
York Times hanya ada empat process. Material process adalah process yang paling banyak
muncul di keduaartikel.Perbedaannya terlihat pada penggunaan verbal process dan relational
process. Selain itu Jakarta post memfokuskan pada satu orang tokoh yang digunakan sebagai
actor, sayer, carrier dan senser. Pemilihan kata dalam kedua artikel juga berbeda. Kita dapat
menyimpulkan bahwa meskipun bahasa yang digunakan sama namun budaya kedua Negara
mempengaruhi penulisan artikel berita.