Abstract :
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk
meningkatkan atau melakukan upaya perbaikan listening skills pada
pembelajaran bahasa Inggris siswa-siswa kelas IV di SDN Menteng Atas 01
Pagi, Setiabudi, Jakarta Selatan melalui penggunaan Imperative Moods.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2015 hingga pertengahan
Februari 2016 di SDN Menteng Atas 01 Pagi, Setiabudi, Jakarta Selatan dan
dilakukan dengan menggunakan model siklus Kemmis dan Mc Taggart. Teknik
pengumpulan data listening skills siswa dilakukan dengan menggunakan
Imperative Moods dalam pembelajaran dan juga tes tertulis. Hasil analisis data
pada penelitian ini menunjukkan bahwa listening skills yang dimiliki oleh siswa
mengalami peningkatan melalui penggunaan Imperative Moods yang telah
disesuaikan dengan materi pelajaran. Pada PraPenelitian presentase listening
skills siswa yang memperoleh skor ? 75 adalah sebesar 21,73%, pada akhir
siklus I 47,82%, dan pada akhir siklus II sebesar 86,95%, sehingga hipotesis
tindakan diterima. Dengan demikian, kegiatan pembelajaran bahasa Inggris
melalui penggunaan Imperative Moods dapat meningkatkan listening skills
siswa. Implikasi penelitian ini adalah bahwa penggunaan Imperative Moods
dapat dijadikan salah satu alternatif cara dalam pembelajaran bahasa Inggris
khususnya untuk meningkatkan listening skills siswa.