DETAIL DOCUMENT
PENGELOLAAN DESTINASI WISATA ALAM BERBASIS MITIGASI BENCANA DI DESA PABANGBON, KECAMATAN LEUWILIANG, KABUPATEN BOGOR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Negeri Jakarta
Author
DEWO KAHURIPAN, .
Subject
Geografi Fisik 
Datestamp
2022-10-31 02:18:06 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya mitigasi bencana tanah longsor di Destinasi Wisata Alam Pabangbon. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Juni 2019 sampai bulan Mei 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 78 responden merupakan masyarakat Desa Pabangbon yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tunas Karya Pabangbon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Destinasi Wisata Alam di Desa Pabangbon terdiri dari empat tahap pengelolaan. Tahap pertama adalah perencanaan, kedua pengorganisasian, ketiga pengarahan, dan terakhir pengawasan. Pihak pengelola juga menerapkan mitigasi bencana, khususnya untuk bencana tanah longsor, karena lokasi destinasi wisata termasuk kategori rawan bencana tanah longsor. Terdapat dua jenis upaya mitigasi yang diterapkan pada pengelolaan destinasi wisata alam Desa Pabangbon yang pertama yaitu, mitigasi secara pasif dengan kategori keseluruhan bernilai sedang. Hal ini dikarenakan perlu dilakukannya peningkatan dalam pemberian informasi yang lebih lengkap dan jelas terkait mitigasi bencana, untuk dapat dimanfaatkan oleh pihak pengelola dan wisatawan. Upaya mitigasi berikutnya yaitu mitigasi secara aktif dengan kategori keseluruhan bernilai tinggi, karena peran yang dilakukan seluruh pihak pengelola sudah sesuai prosedur yang disepakati. Pihak masyarakat Desa Pabangbon yang turut berpartisipasi dalam pengelolaan destinasi wisata alam Desa Pabangbon adalah masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan. Adanya kerja sama antara masyarakat dan Perhutani bertujuan agar pemanfaatan lokasi sebagai destinasi wisata alam terjaga dengan baik, sehingga hasilnya dapat dinikmati bersama. This research aims to know landslide disaster mitigation efforts implemented in natural tourist destinations of Pabangbon. This research was conducted on June 2019 untilMay2020. The method used in this research was descriptive with survey approach. The sampling technique used purposive samplingas many as 78 respondents were Pabangbon Village communities who are members of the Tunas Karya Pabangbon Forest Village Community Institute.The results showed that the management of the Natural Tourism Destinations in Pabangbon Village consisted of four management stages. The first stage is planning, the second is organizing, the third is actuating, and the last iscontrolling.The management has also disaster mitigation, especially to disasters landslides, as the tourist destination category disaster prone landslides. There are two types of mitigation efforts implemented in the management of the natural tourism destination of the first Pabangbon Village, namely, passive mitigation with an overall category of medium value. It was because they need to increase in the more complete and clear information related disaster mitigation to be used by the management and tourists. The next mitigation effort is active mitigation with a high overall value category, because its role is carried out by all management parties in accordance with agreed procedures. The villagers pabangbon which participated in the management of the Pabangbon Village natural tourist destination are people who are members of the Forest Village Community Institute.The cooperation between the community and Perhutani aims to ensure that the utilization of the location as a natural tourism destination is well maintained, so that the results can be enjoyed together. 
Institution Info

Universitas Negeri Jakarta