DETAIL DOCUMENT
Penerapan Prinsip Sopan Santun dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Kelas VIII B SMP Negeri Satu Atap Desa Awin
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
KRISDAYANTI, Rts. DEVI
Subject
PL Languages and literatures of Eastern Asia, Africa, Oceania 
Datestamp
2020-07-29 08:00:11 
Abstract :
ABSTRAK Krisdayanti, Rts. Devi. 2017. Penerapan Prinsip Sopan Santun dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia Kelas VIII B SMP Negeri Satu Atap Desa Awin: Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni. FKIP Universitas Jambi, Pembimbing (I) Prof. Dr. Mujiyono Wiryotinoyo, M.Pd., (II) Dr. Harry Soedarto Hardjono, M.Pd. Kata-kata Kunci : Prinsip Sopan Santun, Interaksi Belajar Mengajar Penelitian ini merupakan penelitian dalam ranah pragmatic khususnya mengenai penerapan prinsip sopan santun dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia kelas VIII B SMP Negeri Satu Atap Desa Awin. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan prinsip sopan santun yang diterapakn dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia kelas VIII B SMP Negeri Satu Atap Desa Awin. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian dekritif merupakan sebuah gambaran ciri-ciri data secara akurat sesuai dengan sifat alamiah itu sendiri. Data dalam penelitian ini adalah berupa penerapan prinsip sopan santun dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia kelas VIII B SMP Negeri Satu Atap Desa Awin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat 4 tuturan yang diterapkan dalam maksim kearifan, 3 tuturan yang terdapat dalam maksim pujian, 1 tuturan yang terdapat dalam maksim kerendahan hati, 2 tuturan yang terdapat dalam maksim kesepakatan dan 1 tuturan yang terdapat dalam maksim simpati. Terdapat 3 tuturan yang belum diterapkan dalam maksim kedermawanan, 1 tuturan dalam maksim pujian, dan 2 tuturan dalam maksim kerendahan hati. Saran yang dikemukakan berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah (1) kepada pemakai bahasa agar dapat memahami prinsip sopan santun terutama yang berimplikasi pragmatis tuturan supaya dapat berinteraksi dengan baik, (2) kepada peminat pragmatic agar dapat memperdalam penelitian implikasi pragmatic dan dapat mengadakan perluasan penelitian tentang prinsip sopan santun, dan (3) terselesaikannya penelitian ini penulis mengharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti prinsip sopan santun Grice di tempat-tempat yang lain karena masih banyak dijumpai prinsip sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. 
Institution Info

Universitas Jambi