Institusion
Universitas Jambi
Author
Handoko, Ariawan
Widowati, Atri
Saputra, Adhe
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-09-02 02:43:32
Abstract :
Hasil pengamatan peneliti pada saat melihat pertandingan pada tahun sebelumnya
Gubernur Cup di Provinsi Jambi masih terlihar supporter yang fanatismenya tinggi terhadap
club yang di dukungnya yang biasanya club yang berasal dari daerahnya sendiri, terkadang
dengan tingginya fanatisme supoorter maka timbul agresi yang dapat memicu perkelahian
pada kedua pendukung saat menonton pertandingan. Bentrokan antara kedua suporter
pendukung itu tentu saja menimbulkan keresahan bagi orang-orang disekitar. Selain itu juga
mengakibatkan kerugian materi karena rusaknya sarana ataupun prasarana yang ada disekitar
lokasi kejadian bentrok. Tak jarang pula nyawa melayang sia-sia akibat bentrokan antara
keduanya. Tidak hanya secara fisik, bentrokan secara verbal pun tak jarang terjadi. Saling
lempar kata-kata kotor seolah merupakan hal yang lumrah bagi kedua suporter tersebut.
Saling ejek berupa tulisan atau gambar pun banyak terjadi, diantaranya adalah di media
sosial, coret-coretan di tembok jalanan umum, dan sebagainya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fanatisme suporter sepakbola
terhadap agresi Gubernur Cup di Provinsi Jambi.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, penelitian ini merupakan
penelitian korelasional, yang hendak menyelidiki ada tidaknya hubungan antara variabel
bebas dengan variabel terikat. yang menjadi variabel bebas dalam penelitian ini adalah
fanatisme (X) sedangkan variabel terikatnya adalah agresi (Y).
Hasil penelitian dari uji normalitas Lo < Ltabel, maka data dari kedua variabel memiliki
distribusi data yang normal karena, untuk data fanatisme suporter sepakbola Lo (0.0755) <
Ltabel (0,1617), dan data agresi gubernur cup (0.0654) < Ltabel (0,1617), bahwa t
hitung=¿¿
10,44686 > t
tabel 1,7011 maka terdapat hubungan antara fanatisme suporter sepakbola dengan
agresi gubernur cup.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan fanatisme suporter
sepakbola terhadap agresi Gubernur Cup di Provinsi Jambi.