Institusion
Universitas Jambi
Author
Suri, M.Fadjar Dewangga
Chan, Faizal
mansyah, alir
Subject
L Education (General)
Datestamp
2020-11-05 06:26:17
Abstract :
Tujuan pada pelitian ini adalah untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan multimedia interaktif berbasis budaya lokal dan mengembangkan Multimedia Interaktif berbasis Budaya Lokal pada tema 1 subtema 1 Keberagaman Budaya Bangsaku yang valid dan praktis sehingga memudahkan penyampaian tujuan pembelajaran muatan IPS khususnya budaya lokal serta sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Prosedur pengembangan pada penelitianini menggunakan model pengembangan addie. Tahapan model pengembangan addie,yaitu: 1) analysis, kegiatan yang dilakukan adalah menganalisis kurikulum, karakter peserta didik, dan kebutuhan sumber belajar. 2) design, tahap ini membuant rancangan Multimedia Interaktif yang berdasarkan dengan hasil padatahap analisis. Rancangan yang dibuat dalam bentuk storyboard dan prototype. 3) development, pada tahap ini meliputipembuatan produk, melakukan validasi instrumen, validasi Materi, validasi bahasa, validasi media. 4) implementation, pada tahap ini Multimedia Interaktif yeng telah dikembangkan akan di ujicoba kelompok kecil dengan menggunakan sistem perorangan untuk melihat tingkat kepraktisannya. 5. Evaluation, tahap evaluasi adalah melakukan kegiatan evaluasi dari setiap tahap pengembangan.Kegiatan ini dilakukan untuk melihat perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan pada Multimedia Interaktif yang telah dikembangkan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Multimedia Interaktif berbasis Budaya Lokal yang dikembangkan berada dalam kategori valid, dan sangat praktis. Valid dalam hal ini bahwasanya multimedia interaktif dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran dan sangat praktis disini bahwasanya multimedia interaktif sesuai dan mudah untuk dipakai oleh guru. Hal tersebut terlihat dari: 1) hasil validitas produk oleh validator ahli materi mendapatkan skor sebesar 80% (valid) yang berarti materi dalam multimedia interaktif sudah sesuai dengan Kd dan indikator dalam pembelajaran. Serta hasil validasi ahli bahasa sebesar 70% (valid) yang berarti penggunaan bahasa pada multimedia interaktif sesuai dengan peraturan ejaan bahasa indonesia yang baik dan benar. Serta hasil validasi ahli media sebesar 80% (valid) yang berarti desain media multimedia intraktif mudah di gunakan oleh guru dan tampilannya sudah sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mudah dipakai oleh guru dan peserta didik ; 2) hasil kepraktisan produk oleh guru yang mendapatkan skor sebesar 86% (sangat praktis) berarti guru merespon multimedia interaktif mudah dalam penggunaan dalam pembelajaran dan di simpan serta dibagikan dan peserta didik sebesar 86% (sangat praktis) berarti siswa merespon bahwasanya media ini sangat menarik untuk belajar, mudah digunakan oleh peserta didik dan tampilanya membuat anak senang dengan warnanya