Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegagalan metakognitif mahasiswa (metacognitive vandalism) pada pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses terjadinya metacognitive vandalism mahasiswa pada pemecahan matematika berdasarkan prosedur Artzt dan Armour-Thomas.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Matematika FKIP Universitas Jambi yang masih aktif kuliah dan telah lulus mata kuliah Kapita Selekta Matematika Sekolah Menengah I. Dari 16 mahasiswa yang diambil sebagai calon subjek dikelompokkan menjadi 3 kelompok berdasarkan cara pemecahan masalah yaitu kelompok 1 adalah kelompok yang menganalisis keterangan satuan ?2 km/jam? untuk mencari waktu lamanya mendaki gunung dan menuruni gunung, kelompok 2 adalah kelompok yang menganalisis keterangan satuan ?2 km/jam? untuk mencari waktu yang dibutuhkan selama mendaki gunung dan menganalisis keterangan satuan ?3 km/jam? untuk mencari waktu yang dibutuhkan selama menuruni gunung kemudian kelompok 3 adalah kelompok yang menggunakan rumus t=s/v untuk mencari waktu yang dibutuhkan selama mendaki dan menuruni gunung. Kemudian, dari 3 kelompok tersebut diambil masing-masing 1 mahasiswa yang menjadi subjek penelitian. Data penelitian diperoleh dari hasil tes yang dikerjakan mahasiswa dengan metode think aloud dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok 1 mengalami satu (1) kali metacognitive vandalism yang terjadi pada prosedur menerapkan yang diamati dari aktivitas metacognitive regulation. Sedangkan kelompok 2 mengalami dua (2) kali metacognitive vandalism yang terjadi pada prosedur memahami dan menerapkan yang diamati dari aktivitas metacognitive evaluation. Kemudian, ada kelompok 3 mengalami tiga (3) kali metacognitive vandalism yang terjadi pada prosedur memahami, merencanakan dan menerapkan yang diamati dari aktivitas metacognitive awareness dan metacognitive evaluation.