Abstract :
Hasil belajar dapat menggambarkan kemampuan yang di dapat peserta
didik setelah proses pembelajaran yang mereka ketahui dan pelajari. Beberapa
aspek yang dapat meningkatkan hasil belajar adalah dengan penggunaan media
pembelajaran yang tepat.Karena rendahnya nilai peserta didik maka peneliti
tertarik untuk menerapkan media pembelajaran Crossword Puzzle dan Spelling
Puzzle dikelas XI Putra dan XI Putri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh positif dan
signifikan antara: (1) Penggunaan media pembelajaran Crossword Puzzle terhadap
Hasil Belajar Siswa kelas XI Putra, (2) Penggunaan media pembelajaran Spelling
Puzzle terhadap Hasil Belajar Siswa kelas XI Putri.
Penelitian ini termasuk kedalam penelitian Eksperimen, dan jenis
penelitian ini adalah Quasi Experimental, yang dilakukan terhadap dua kelas
sampel dengan memberikan perlakuan yang berbeda.Subjek dalam penelitian ini
adalah siswa kelas XI Madrasah Aliyah Nurul iman yaitu sebanyak 34 siswa.
Kelas XI Putra merupakan kelas Eksperimen 1 (Putra) dan kelas XI Putri
merupakan kelas Eksperimen 2 (Putri).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua penggunaan media
pembelajaran dapat mempengaruhi hasil belajar, Namun, Penggunaan media
Crossword Puzzle lebih baik dalam meningkatkan hasil belajar.Hal tersebut
terlihat pada hasil rata-rata penilaian kelas Eksperimen 1 (Putra) yaitu 81, dan
dengan melihat hasil uji t-test dengan perolehan hasil koofisien thitung>ttabel
(20,199>2,03693). Dan pada hasil rata-rata penilaian kelas Eksperimen 2 (Putri)
yaitu 73,24, dan dengan melihat hasil uji t-test dengan perolehan hasil koofisien
thitung>ttabel (9,976>2,03693).
Kepada guru agar dapat menggunakan media pembelajaran yang tepat
dalam menyampaikan materi. Jangan hanya menggunakan pembelajaran yang
hanya menjelaskan, berceramah dan membaca tanpa adanya kombinasi dengan
bahan pembelajaran lain seperti media pembelajaran, karena siswa lebih mudah
bosan dengan pembelajaran yang seperti itu, siswa membutuhkan sesuatu yang
membuat siswa tersebut merasa penasaran agar siswa menjadi antusias untuk
memperhatikan sehingga siswa lebih memahami konsep materi yang
disampaikan.