Institusion
Universitas Jambi
Author
Soraya, Dita Meysela Eka
Syahrial, Syahrial
Sofwan, Muhammad
Subject
L Education (General)
Datestamp
2021-01-22 07:14:30
Abstract :
ABSTRAK
Soraya, Dita Meysela Eka. 2020. Strategi Guru Mengembangkan Kemampuan Kognitif Siswa Selama Pembelajaran Secara Daring: Skripsi, Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dasar, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Drs. Syahrial, M.Ed., Ph.D., (II) Muhammad Sofwan, S.Pd., M.Pd.
Kata Kunci: Strategi Guru, Kemampuan Kognitif, Pembelajaran Secara Daring
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru mengembangkan kemampuan kognitif siswa selama pembelajarann secara daring dengan rumusan masalah: Bagaimana strategi guru mengembangkan kemampuan kognitif siswa selama pembelajaran secara daring?
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data yang diperlukan berupa teks deskripsi mengenai strategi guru dalam mengembangkan kemampuan kognitif siswa selama pembelajaran secara daring, yang dikumpulkan dengan metode wawancara mendalam dari sumber data yaitu guru kelas II dan guru kelas III SD IT Asy-Syifa Kota Jambi dan dokumentasi.
Hasil temuan penelitian yang disimpulkan dari analisis data menunjukkan bahwa guru sebagai sumber data menggunakan 11 strategi dalam mengembangkan kemampuan kognitif siswa selama pembelajaran secara daring. Srategi yang sering dipakai guru adalah strategi ?demonstrasi? dengan gambar, dengan contoh-contoh, dan dengan benda konkrit atau realia. Karena penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif maka hasil penelitian tidak dapat di generalisasi kepada konteks lain, walaupun serupa. Untuk generalisasi diperlukan penelitian lebih mendalam dengan jumlah partisipan yang lebih banyak dan data yang lebih lengkap, yang dilakukan pada situasi dan keadaan yang bervariasi.
Dari hasil penelitian ini disarankan agar guru lebih memahami indikator-indikator yang hendak dicapai sesuai dengan tahapan aspek kognitif siswa (C1 sampai C6). Guru juga harus membuat variasi penggunaan strategi untuk mencapai tujuan pembelajaran yang ditunjukkan oleh indikator kognitif, karena siswa mempunyai karakteristik yang bebeda-beda baik dari segi kognitif, sosial-emosional, literasi, dan fisik. Penggunaan satu strategi saja sudah pasti tidak mencukupi.