Abstract :
Latar belakang: Kondisi pasien yang masuk ke ruang ICU merupakan keadaan
mendadak dan tidak direncanakan. Hal ini menyebabkan keluarga pasien
mengalami kecemasan. Kondisi cemas yang dialami oleh keluarga dapat
mempengaruhi kemampuan keluarga dalam memberikan dukungan kepada anggota
keluarganya yang menerima perawatan di ruang perawatan intensif.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat
kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) di
RSUD Raden Mattaher Jambi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan
pendekatan purposive sampling dengan responden 44 orang.
Hasil: Penelitian ini mendapatkan hasil p-value 0,046<0,05, maka data Ho ditolak
dan Ha diterima yang artinya ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat
kecemasan keluarga pasien yang dirawat di ruang ICU RSUD Raden Mattaher
Jambi.
Kesimpulan: Mekanisme koping dan tingkat kecemasan keluarga pasien yang
dirawat di ruang ICU mempunyai hubungan. Disarankan dalam perawatan pasien
ICU perlu diberikan edukasi agar keluarga tidak merasa cemas.
Kata Kunci: ICU, kecemasan, keluarga, mekanisme koping
Background: The condition of a patient who enters the ICU is a sudden and
unplanned condition. This causes the patient's family to experience anxiety.
Anxious conditions experienced by the family can affect the family's ability to
provide support to family members who are receiving treatment in the intensive
care unit.
Objective: To determine the relationship between coping mechanisms and the
anxiety level of the families of patients treated in the Intensive Care Unit (ICU) at
RSUD Raden Mattaher, Jambi.
Method: This study used a quantitative method using a purposive sampling
approach with 44 respondents.
Results: This study obtained a p-value of 0.046 <0.05, so data Ho was rejected and
Ha was accepted, which means that there is a relationship between coping
mechanisms and the anxiety level of the families of patients treated in the ICU room
at RSUD Raden Mattaher, Jambi.
Conclusion: Coping mechanisms and the level of anxiety of the families of patients
treated in the ICU have relationship. It is suggested that in the care of ICU patients
it is necessary to provide education so that the family does not feel anxious.
Keywords: anxiety, coping mechanisms, family, ICU