Abstract :
Latar Belakang : Karies gigi sering terjadi pada anak anak, dan berdampak pada
kemampuan anak untuk mengunyah, timbulnya rasa sakit atau tidak nyaman di
mulut, mempengaruhi nafsu makan sehingga dapat mempengaruhi status gizi dan
pada akhirnya mengakibatkan gangguan pertumbuhan fisik anak. Dengan adanya
pengetahuan, dan perilaku anak yang baik tentang perawatan gigi, hal ini dapat
mencegah terjadinya kondisi karies gigi menjadi lebih parah, upaya untuk
membuat timbulnya pengetahuan, dan perilaku yang baik mengenai perawatan
karies gigi yaitu dengan edukasi ceramah dan demonstrasi di SDN 114/X Pandan
Jaya.
Metode : Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif, desain penelitian ini Quasi
Eksperiment dengan pre-post test design with control group. Penelitian ini
dilakukan di SDN 114/X Pandan Jaya Geragai. Populasi seluruh kelas IV dan V
139 siswa dengan jumlah sampel 36 siswa. Teknik sampling yang digunakan
adalah Purposive Sampling.
Hasil : Kelompok intervensi memiliki selisih rata- rata pengetahuan yaitu 35,0
sebelum diberikan edukasi, demonstrasi dan 77,7 sesudah diberikan edukasi,
demonstrasi, selisih rata- rata perilaku yaitu 41,8 sebelum diberikan edukasi,
demonstrasi, dan 83,5 sesudah diberikan edukasi, demonstrasi, sedangkan
kelompok kontrol memiliki selisih rata-rata pengetahuan 35,0 sebelum diberikan
edukasi dan 71,6 setelah diberikan edukasi, serta selisih rata-rata perilaku yaitu
35,9 sebelum diberikan edukasi dan 75,1 sesudah diberikan edukasi.
Kesimpulan : Efektivitas edukasi karies gigi dan cara menggosok gigi pada anak
sekolah dasar menggunakan kelompok intervensi dan kelompok kontrol
didapatkan hasil bahwa kelompok intervensi lebih efektif dari kelompok kontrol.
Kata Kunci : Edukasi, demonstrasi, Karies Gigi, Pengetahuan, Perilaku