Abstract :
Pariwisata merupakan salah satu pendorong perekonomian dengan pertumbuhan yang cepat di
dunia..Di provinsi Jambi, daerah yang dominan dalam sektor pariwisata adalah kabupaten
Kerinci. Berdasarkan data BPS Kabupaten Kerinci , jumlah kunjungan wisatawan baik
wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik pada tahun 2021 sudah meningkat lagi
sebesar 190.230 orang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perkembangan jumlah
wisatawan, sarana dan fasilitas pariwisata, serta penerimaan daerah yang bersumber dari industri
pariwisata di Kabupaten Kerinci. Mengetahui kontribusi penerimaan daerah yang bersumber dari
industri pariwisata terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Kerinci. Mengetahui pengaruh
penerimaan daerah yang bersumber dari industri pariwisata khususnya pajak hotel dan restoran
terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Kerinci. Metode penelitian yang digunakan pada
penelitian ini adalah riset kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis
Deskriptif dan Analisis Kuantitatif. Alat analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear
sederhana,uji t,dan koefisien determinasi (R²). Hasil Analisis Regresi Linear Sederhana
menunjukkan bahwa Nilai koefisien regresi sebesar 55,530, memiliki arti jika penerimaan daerah
dari pajak hotel dan restoran bertambah sebesar Rp 1 (satu), maka pendapatan asli daerah
Kabupaten Kerinci akan naik sebesar Rp 55,530, atau berpengaruh positif., hasil uji t didapatkan
nilai sebesar 0,000 yamg artinya lebih kecil , disimpulkan H0 diterima dan H1 ditolak
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan telah diperoleh nilai koefisien determinasi (R2
)
sebesar 0,799 atau sebesar 79,9%. artinya sebesar 79.9% pendapatan asli daerah (PAD)
Kabupaten Kerinci dipengaruhi oleh variabel independen penerimaan daerah dari industri
pariwisata dalam hal ini variabel pajak hotel dan restoran, sedangkan sisanya sebesar 20,1%
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk di dalam penelitian ini.
Kata Kunci :Pajak Hotel,Pajak Restoran,Pendapatan Asli daerah