Abstract :
erdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan, ternyata terdapat
kecenderungan pada atlet putra Club Bola Voli Bersaudara Batanghari pada saat
melaksanakan pertandingan voli. Hal ini disebabkan karena pemain tidak
memiliki lompatan yang tinggi dan daya ledak otot lengan pada saat melakukan
smash. Tidak dapat dipungkiri, bahwa untuk meningkatkan kemampuan smash
memerlukan sebuah latihan pliometrik yang bertujuan meningkatkan power otot
tungkai dan otot lengan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan pliometrik
terhadap kemampuan Smash Bola Voli Pada Atlet Putra Club Bola Voli
Bersaudara Batanghari
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini
terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diberikan perlakuan. Adapun
rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest
Design yaitu kelompok yang diberikan perlakuan, tetapi sebelum perlakuan
diberikan terlebih dahulu dilakukan tes awal (pretest), dan kemudian diakhir
perlakuan dilakukan lagi tes akhir (postest). Sampel dalam penelitian ini, yaitu
Atlet Putra Club Bola Voli Bersaudara Batanghari usia 15 -17 tahun sebanyak 15
atlet.
Berdasarkan analisis data yang diperoleh sebagai berikut data tes awal
dengan jumlah sampel sebanyak 15 atlet didapat mean sebesar 11,53, simpangan
baku 1,36 dan variansi 1,84. Tes, data akhir dengan jumlah sampel sebanyak 15
siswa didapat mean sebesar 13,60, simpangan baku 0,99 dan variansi 0,97. angka
batas penolakan hipotesis nol dalam ttabel adalah 1.7613, sedangkan nilai t
hitung
yang diperoleh adalah sebesar 11,37375 , ternyata t
hitung
> t
tabel
dari angka batas
penolakan hipotesis nol. Dengan demikian hipotesis nol diterima, hal ini berarti,
terdapat pengaruh latihan pliometrik terhadap kemampuan smash bola voli pada
atlet putra club bola voli Bersaudara Batanghari
Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan pliometrik terhadap
kemampuan smash bola voli pada atlet putra club bola voli Bersaudara Batanghari