Abstract :
Pada akhir tahun 2019, dunia digemparkan dengan munculnya penyakit COVID-
19. Penyebaran penyakit COVID-19 pada saat itu berlangsung cukup cepat
hingga menyebar ke berbagai negara. Hal tersebut menyebabkan banyak negara-
negara yang memberikan batasan perjalanan bagi masyarakatnya dengan tujuan
untuk mengurangi penyebaran dari penyakit ini. Penyebaran penyakit yang
berlangsung cepat ini membuat World Health Organization (WHO) mengumumkan
penyakit COVID-19 pada 12 Maret 2020 sebagai pandemi. Penyebaran penyakit
COVID-19 saat itu tentunya dipengaruhi oleh perpindahan penduduk dari suatu
wilayah ke wilayah lainnya yang dapat mempengaruhi penyebaran penyakit
karena banyaknya orang-orang yang rentan terhadap penyakit berdatangan dari
daerah lain (seperti pengungsi, migrasi ekonomi atau turis), hal tersebut tentu
dapat menjadi penyebab berjangkitnya penyakit menular ke daerah yang baru
dimasuki. Oleh karena itu, untuk memprediksi penyebaran penyakit menular
tersebut dapat dilakukan dengan pemodelan matematika.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan struktur kualitatif dari model
penyebaran COVID-19 yang berupa titik keseimbangan dan kestabilan titik
keseimbangan dari model penyebaran COVID-19. Penyebaran penyakit COVID-
19 bergerak secara dinamis, sehingga penyebaran penyakit COVID-19 akan
bergantung pada kecepatan Traveling Wave. Traveling wave di penelitian ini
digunakan untuk melihat keadaan gelombang penyebaran penyakit COVID-19
dan menemukan kecepatan minimum penyebaran penyakitnya. Pada penelitian
ini terdapat beberapa tahapan, dimulai dari studi literatur dengan membaca
jurnal dan buku dari berbagai sumber yang berkaitan dengan penyebaran
penyakit COVID-19, selanjutnya membuat asumsi dan membuat model SEIRS
dari penyebaran COVID-19 di Indonesia. Setelah itu, dilanjutkan dengan analisis
dinamik dari model SEIRS untuk menemukan struktur kualitatif dari model
penyebaran penyakit. Selanjutnya, membuat model SEIRS yang akan dilakukan
analisis untuk melihat eksistensi traveling wave dan menemukan kecepatan
minimum dari penyebaran penyakit COVID-19 di Indonesia.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh model SEIRS dan model
Difusi pada penyebaran penyakit COVID-19. Model SEIRS menghasilkan Basic
Reproduction Number (