Abstract :
Berpikir kritis merupakan suatu proses disiplin intektual untuk membuat keputusan?keputusan yang masuk akal dalam menyelesaikan masalah dengan mempertimbangkan
pemikiran yang relative dan produktif serta melibatkan evaluasi bukti pendukungnya
dan kesimpulan lanjutan yang diakibatkannya. Rendahnya berpikir kritis peserta didik
kelas SMAN 7 Batanghari di Kabupaten Batanghari disebabkan karena peserta didik
masih sulit untuk memahami pembelajaran yang telah diberikan oleh guru. Tujuan
penelitian adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik pada
materi fungsi permintaan dan penawaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian
kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X
Ips sebanyak 3 orang dengan cara probably sampling . Teknik pengumpulan data
menggunakan teknik wawancara. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta
didik dengan kategori kemampuan sedang secara umum dapat dikatakan bahwa peserta
didik belum terlalu mampu menjawab sebagian pertanyaan berpikir sesuai dengan
kriteria berpikir kritis dan sesuai dengan indikator berpikir kritis. Serta peserta didik
berkemampuan rendah secara umum dapat disimpulkan bahwa peserta didik yang
memiliki kemampuan rendah belum sama sekali mampu dalam menjawab pertanyaan
berpikir kritis pada materi fungsi permintaan dan penawaran dengan baik sesuai dengan
kriteria berpikir kritis.