Abstract :
Diare merupakan salah satu penyakit yang sangat mempengaruhi produktivitas ternak kambing dan perekonomian peternak di seluruh dunia. Kasus diare dapat disebabkan oleh faktor infeksi maupun non infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah identifikasi diare pada kambing dan terapinya. Penelitian ini menggunakan kambing di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul & Hijaun Pakan Ternak BBPTU-HPT. Semua Kambing diperiksa kondisi fesesnya secara fisik, untuk feses kambing yang menderita diare akan berubah menjadi lembek atau cair dan untuk kondisi normal feses kambing berbentuk menggumpal. Kambing yang mengalami diare diobati dengan obat yang digunakan adalah obat diare pada manusia seperti Norit, Lodia, dan Diapet dengan rute pemerian secara peroral. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebanyak 5 dari 120 ekor kambing menderita diare. Hasil pengobatan menunjukkan kesembuhan 3 ekor. Berdasarkan penelitian ini disimpulkan bahwa diare adalah salah satu penyakit yang sering terjadi di dengan tingkat kesembuhan terapi 55%.