Abstract :
Latar Belakang: Prevalensi anak autisme di Indonesia mencapai 2,4 Juta dalam
beberapa tahun. Anak autisme memiliki kesulitan dalam tumbuh kembang terutama
pada kemampuan berbahasa. Kemampuan berbahasa merupakan aspek penting yang
harus dimiliki setiap orang. Ada berbagai metode untuk membantu dalam
mengembangkan kemampuan berbahasa salah satunya ialah terapi musik klasik
(mozart). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik
(mozart) terhadap kemampuan berbahasa anak autisme di SLBN Prof. Dr. Sri Soedewi
Masjchun Sofwan, S.H. Kota Jambi.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan pendekatan
quasi eksperimental dengan rancangan one groups pre test-post design. Jumlah sampel
dalam penelitian ini sebanyak 10 responden dengan pengambilan sampel
menggunakan teknik total sampling. Uji statistik menggunakan uji paired-sample ttest.
Hasil: Hasil uji statistik menggunakan Shapiro-wilk, diperoleh hasil p-value = 0.05 >
? 5%. Adanya pengaruh pemberian terapi musik klasik (mozart) dimana pada saat
dilakukan pre-test didapatkan kemampuan berbahasa responden terbanyak pada
kategori kurang dan setelah dilakukan post-test kemampuan berbahasa responden
terbanyak pada kategori baik.
Kesimpulan Terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian tearpi musik klasik
(Mozart) terhadap kemampuan berbahasa pada anak autisme. Diharapkan orang tua
atau guru dapat memberikan terapi musik sebagai tambahan dalam membina anak
autisme guna meningkatkan kemampuan berbahasa.
Kata Kunci : Terapi musik klasik, Kemampuan berbahasa, Autisme