Abstract :
Latar Belakang : Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (KEMENKES) diketahui anak yang mengalami gangguan tumbuh anak di Indonesia Sebanyak 0,4 juta dan (16%) balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik gangguan motoric halus dan kasar, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Pada tahun 2017 kemarin ditemukan bahwa ada 2.8 % anak dengan prevalensi gizi kurang(sangat kurus) dan ada anak dengan prevalensi 6,7 %. (gizi normal).Oleh karena itu peneliti ingin melihat gambaran pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-5 tahun di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Limbur Tembesi.
Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi antropometri dan menggunakan kuesioner pra skrining perkembangan (KPSP). Populasi 90 sampel responden menggunakan metode total sampling.
Hasil: hasil penelitian gambaran pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-5 tahun di posyandu wilayah kerja puskesmas limbur tembesi menunjukkan ditinjau dari pertumbuhan dan perkembangan tergolong baik yakni pertumbuhan dengan nilai (51,10%), perkembangan tergolong baik dengan nilai (100%).
Kata Kunci: Pertumbuhan, Perkembangan, posyandu