Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik tepung kuning
telur gagal tetas yang telah ditambahkan ragi tape dengan konsentrasi berbeda.
Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5
perlakuan dan 4 kelompok sebagai ulangan. Perlakuan terdiri P0 (kuning telur gagal
tetas tanpa penambahan ragi tape 0%), P1 (kuning telur gagal tetas dengan
penambahan ragi tape 0,25%), P2 (kuning telur gagal tetas dengan penambahan ragi
tape 0,50%), P3 (kuning telur gagal tetas dengan penambahan ragi tape 0,75%) dan
P4 (kuning telur gagal tetas dengan penambahan ragi tape 1%). Peubah yang
diamati adalah pH, rendemen, kadar air, dan daya buih. Data dianalisis
menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda
Duncan apabila hasil analisis ragam berpengaruh nyata. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi ragi tape yang diberikan berpengaruh
nyata (P<0,05) terhadap rendemen dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap
pH, kadar air dan daya buih tepung kuning telur gagal tetas. Rendemen pada
perlakuan P3 (41,44%) nyata lebih tinggi dari rendemen pada perlakuan P0
(40,58%), P1 (39,33%), P2 (40,00%), dan P4 (40,015). Kisaran nilai pH yang
diperoleh adalah 5,68 ? 5,88, nilai rendemen 39,33% - 41,44%, kadar air 5% - 6%
dan daya buih 40% - 60%. Penambahan ragi tape 0,25%, 0,50%, 0,75% dan 1%
dalam pembuatan tepung kuning telur gagal tetas tidak berpengaruh terhadap pH,
kadar air dan daya buih tepung kuning telur gagal tetas, tetapi penambahan ragi tape
0,75% menghasilkan rendemen paling tinggi.