Abstract :
Desa Air Batu Merupakan kawasan pengembangan geopark Merangin
Jambi. Kawasan ini memiliki potensi Geologi yaitu Geosite Desa Air Batu dan
juga warisan budaya berupa bangunan Rumah Tuo. Terdapat empat bangunan
Rumah Tuo di Desa Air Batu yang belum diketahui oleh masyarakat luas dan juga
belum dimanfaatkan untuk pengelolaan yang dapat dimanfaatkan untuk
pengembangan kawasan Geosite Desa Air Batu sebagai daya tarik pariwisata.
Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana nilai penting yang terkandung
pada bangunan Rumah Tuo dan bagaimana strategi pengelolaan yang dapat
dimanfaatkan untuk pengelolaan Rumah Tuo. Tujuan dari penelitian ini adalah
menghasilkan suatu rekomendasi strategi pengelolaan terhadap bangunan Rumah
Tuo di kawasan Desa Air Batu melalui kegiatan pelestarian. Penelitian ini terdiri
dari beberapa tahapan yaitu tahap pengumpulan data, pengolahan data, analisis
data dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Rumah Tuo
Desa Air Batu yang memiliki nilai penting sejarah, budaya, arsitektur sehingga
memiliki potensi untuk dikelola lebih lanjut. Strategi yang di rekomendasi oleh
penulis didasari dari hasil analisis SWOT yaitu melakukan pengembangan
Sumber daya manusia, pengajuan bangunan Rumah Tuo sebagai situs Cagar
Budaya, pelestarian dan peningkatan sarana dan prasarana sebagai tempat wisata. Air Batu Village is a Geopark deveploment area in Merangin Regency. This
village has the potency of geosite and cultural heritage with the existence of four
Rumah Tuo ( old vernacular houses). There are four Tuo House buildings in Air
Batu Village that are not yet known by the wider community and also have not
been utilized for management which can be utilized for the development of the
Air Batu Village Geosite area as a tourism attraction. The problem in this study is
how important values are contained in the Tuo House building and what
management strategies can be utilized for the management of the Tuo House. This
research aims to produce a management strategy recommendation for the Tuo
House building in the Air Batu Village area. This research a to produce a
management strategy recommendation for the Tuo House building in the Air Batu
Village area. This research consists of several stages, namely the stages of data
collection, data processing, data analysis, explanation, and conclusion.
Explanation is the final stage that explains the problems in research. Based on the
results of the study, it was found that the Tuo House of Air Batu Village has
important historical, cultural, and architectural values, so it has the potential to be
managed further. The strategy recommended by the author is based on the SWOT
analysis results, namely developing human resources, submitting the Tuo House
building as a Cultural Heritage site, and preserving and improving facilities and
infrastructure as a tourist spot.