Abstract :
ABSTRAK
Domba Ekor Tipis (DET) merupakan ternak ruminansia yang cukup
potensial dikembangbiakan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat
indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keragaman karakteristik kuantitatif
dan gen Growth hormone domba Ekor Tipis. Keragaman karakteritik kuanitatif dapat
diamati diantaranya dari: bobot badan, pertambahan bobot badan dan ukuran-ukuran
tubuh. Keragaman gen Growth hormone dapat dilihat dari frekuensi genotype dan alel.
Namun Karakterisasi secara kuantitatif membutuhkan waktu relatif lama, sehingga perlu
dilakukan karakterisasi secara molekuler. Metode penelitian ini adalah survei dengan
teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yaitu menggunakan DET
yang berumur I0 (9-11 bulan) dan sampel darah sebanyak 60 sampel. Data yang
dihimpun dilapangan meliputi: bobot badan, pertambahan bobot badan, ukuran-
ukuran tubuh, dan sampel darah DET. Penelitian dilaboratorium meliputi: ekstraksi
DNA, amplifikasi PCR dan restriksi dengan enzim Msp1. Uji beda rata-rata (uji-t)
digunakan untuk membandingkan bobot badan, pertambahan bobot badan, dan
ukuran-ukuran tubuh antara DET jantan dan betina. Uji T
2
hotelling digunakan
untuk menghitung vektor nilai rata-rata ukuran-ukuran tubuh DET jantan dan
betina. Analisis komponen utama digunakan untuk penentu bentuk dan ukuran
ternak DET. Keragaman gen Growth hormone dianalisis berdasarkan frekuensi
genotip dan alel. Hasil penelitian menunjukan bahwa bobot badan, pertambahan
bobot badan, dan ukuran-ukuran DET jantan berbeda nyata (P<0,05) lebih tinggi
dibandingkan DET betina. Hasil analisis pada lokus gen GH|Msp1 DET bersifat
monomorfik dengan satu macam genotipe yaitu ++ dan terdapat satu macam alel
yaitu alel + dengan frekuensi alel sebesar 1.00. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah rataan bobot badan, pertambahan bobot badan, dan ukuran-ukuran tubuh
DET jantan lebih tinggi dibandingkan DET betina. Penciri ukuran tubuh DET
jantan dan betina adalah lingkar dada, sedangkan penciri bentuk tubuh DET jantan
dan betina adalah dalam dada. Pemotongan fragmen gen GH|Msp1 DET pada Exon
3 bersifat monomorfik, dengan satu macam genotipe yaitu ++ dan terdapat satu
macam alel yaitu alel + dengan frekuensi alel sebesar 1.00