Abstract :
Penelitian ini berfokus kepada kegiatan pengadaan koleksi pada Museum Siginjei.
Permasalahan yang dikaji pada penelitian ini terkait dengan evaluasi pelaksanaan
pengadaan koleksi pada Museum Siginjei berdasarkan acuan Peraturan Menteri
Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia No. 24 Tahun
2022 Tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 66 Tahun 2015
Tentang Museum. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah analisis yang
bersifat deskriptif, untuk menjawab permasalahan yang ada akan dilakukan
pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan juga studi literatur.
Berdasarkan data yang sudah berhasil dikumpulkan kemudian akan dilakukan
evaluasi, dan dari hasil evaluasi tersebut selanjutnya akan dilakukan analisis
SWOT. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori tentang museum,
pengelolaan koleksi, pengadaan koleksi, dan evaluasi museum. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelaksanaan pengadaan koleksi benda bercorak kebudayaan
pada Museum Siginjei yang dilakukan pada tahun 2019 termasuk ke dalam kategori
kurang sesuai karena dalam pelaksanaannya terdapat beberapa aspek dalam
pengadaan yang tidak dilakukan oleh tim pengadaan koleksi seperti tidak membuat
laporan kajian pengadaan koleksi secara rinci dan tidak membuat laporan
pelaksanaan pengadaan koleksi secara jelas dari awal pengadaan akan dilakukan
sampai akhir. Berdasarkan hasil tersebut selanjutnya disampaikan saran untuk
Museum Siginjei terkait peningkatan pengadaan koleksi museum.
This research focuses on procurement activities at the Siginjei Museum. The
problems studied in this study are related to the evaluation of the procurement of
collections at the Siginjei Museum based on the Regulation of the Minister of
Education, Culture, Research and Technology of the Republic of Indonesia No. 24
of 2022 concerning Regulations for Implementing Government Regulation No. 66
of 2015 concerning Museums. In this research, the method used is descriptive
analysis. To answer the existing problems, data collection will be carried out
through observation, interviews, and also literature studies. Based on the data that
has been successfully collected, an evaluation will then be carried out, and from
the results of the evaluation a SWOT analysis will then be carried out. The theory
used in this study is the theory of museums, collection management, collection
procurement, and museum evaluation. The results showed that the procurement of
a collection of culturally patterned objects at the Siginjei Museum which was
carried out in 2019 was included in the inappropriate category because in practice
there were several aspects of the procurement that were not carried out by the
collection procurement team such as not making detailed collection procurement
study reports and not make a report on the implementation of the collection
procurement clearly from the beginning of the procurement to the end. Based on
these results, suggestions were made to the Siginjei Museum regarding increasing
the procurement of museum collections.