Abstract :
ABSTRAK
Aisyah, Nur. Majas dan Citraan dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Skripsi, Jurusan Sejarah Seni dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Prof. H. Yundi Fitrah, Drs., M.hum., Ph.D., (II) Sovia Wulandari, S.S., M.Pd.
Kata kunci: Majas, citraan, perempuan yang menangis kepada bulan hitam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja majas dan citraan yang digunakan oleh Dian purnomo dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam dengan mendeskripsikan hasil yang didapatkan. Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata, kalimat, frasa, dan klausa yang terdapat di dalam novel PyMkBH. Adapun teknik yang dilakukan dalam pengumpulan data yaitu membaca, mencatat, dan mereduksi data berdasarkan indikator pengumpulan data. Kemudian data yang diproleh dianalisis berdasarkan majas dan citraan untuk menemukan aspek pemajasan dan aspek pencitraan yang dominan, dan terakhir menarik kesimpulan
Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan aspek pemajasan; (1) majas perbandingan; (2) majas pertentangan; (3) majas sindiran; (3) majas penegasan dan aspek pencitraan; (1) citraan pergerakan; (2) citraan pendengaran; majas penglihatan; (4) majas intelektual; (5) majas penciuman; (6) majas pertentangan. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa Dian Purnomo dari aspek pemajasan lebih dominan menggunakan gaya bahasa atau majas perbandingan dengan jenis majas smile, majas personafikasi, majas hiperbola, majas simbolik, dan majas alegori pada novel PyMkBH untuk menyampaikan pesan tersirat yang ingin disampaikan oleh pengarang. Selanjutnya, pada aspek pencitraan Dian Purnomo lebih dominan menggunakan citraan pergerakan dan citraan penglihatan pada novel PyMkBH untuk menggambarkan suasana, perasaan tokoh, dan keadaan.