DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Dekanter Solid Dan Asam Humat Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Cabai MeraH Keriting(capsicum annum. L)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Kristina, Bella
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-08-14 03:41:59 
Abstract :
Cabai merah (capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura penting yang dibudidayakan secara komersial, hal ini dikarenakan cabai merah memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap serta memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Setiap harinya permintaan akan cabai, semakin bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di berbagai negara. Pengembangan cabai merah bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman cabai merah upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi cabai merah yaitu dengan cara mengolah lahan secara tepat agar kesuburan tanah tetap terjaga. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, waktu yang dibutuhkan dalam berlangsungnya penelitian ini selama empat bulan dari bulan Juni ? September 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan, pada dosis dekanter solid dan konsentrasi asam humat cair yaitu, P1: dosis dekanter solid 10 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 0%, p2: dosis dekanter solid 10 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 25%, p3: dosis dekanter solid 10 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 50%, p4: dosis dekanter solid 15 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 0%, p5: dosis dekanter solid 15 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 25%, p6: dosis dekanter solid 15 ton/ha + konsentrasi asam humat cair 50%. Percobaan ini terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan sehingga didapatkan 24 satuan percobaan. Setiap satuan percobaan terdiri dari 20 tanaman sehingga jumlah seluruhnya sebanyak 480 tanaman. Setiap satuan percobaan diambil 5 tanaman sebagai tanaman sampel, sehingga jumlah keseluruhan tanaman sampel sebanyak 120 tanaman. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, jumlah buah panen (buah merah) per tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per petak. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilakukan uji lanjut menggunakan metode uji BNT dengan ? = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi dosis decanter solid dan konsentrasi asam humat cair memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, Jumlah buah panen (buah merah) per tanaman, berat buah per tanaman dan berat buah per petak. Pemberian dosis decanter solid 15 ton/ ha + konsentrasi asam humat cair 50% menunjukkan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman cabai merah keriting. 
Institution Info

Universitas Jambi