Abstract :
RINGKASAN
Pertumbuhan Dan Beberapa Varietas Padi Gogo Lokal (Oryza sativa L) Jambi Di Mendalo. (Ajiansyah, di bawah bimbingan Dr. Sosiawan Nusifera, S.P.M.P. Dan Ir. Buhaira, M.P)
Padi (Oryza sativa L.) merupakan komoditas tanaman pangan yang penting di Indonesia. Saat ini 95% penduduk Indonesia mengkonsumsi dan menjadikan beras sebagai bahan makanan pokok. Meskipun demikian, produksi dan produktivitas padi di Indonesia masih relatif rendah yang antara lain disebabkan oleh cara bercocok tanam dan areal produksi yang semakin berkurang. Padi gogo merupakan salah satu jenis padi yang ditanam di daerah tegalan atau di tanah kering secara menetap. Umumnya, petani menanam padi gogo di Daerah Aliran Sungai (DAS), lahan kering diantara tanaman perkebunan yang belum berproduksi, dan daerah tadah hujan atau gogo rancah. Kendala utama budidaya padi gogo pada lahan tersebut adalah kekeringan serta serangan hama dan penyakit. Untuk itu diperlukan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Salah satu upaya intensifikasi yang terus dilakukan adalah merakit varietas padi gogo yang unggu. Dalam proses perakitan padi unggul, salah satu tahapan pemuliaan yang dilakukan adalah uji pertumbuhan dari sifat unggul yang dimiliki oleh setiap varietas yang dihasilkan sehingga akan didapat varietas-varietas unggul yang mampu beradaptasi dan berinteraksi pada lingkungan tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan dan hasil 15 varietas padi lokal (Oriza sativa L) di Provinsi Jambi dibandingkan beberapa varietas unggul nasional.
Penelitian dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi, pada ketinggian ± 50 mdpl dan tanah berordo ultisol. Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan November 2022 sampai dengan bulan Februari 2023. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan perbesaran (Augmented Design) dimana petakan-petakan material yang diuji diletakkan diantara petakan-petakan material pembanding , dimana material yang diuji tidak diulang sedangkan material pembanding diulang sebanyak 5 kali. Material pembanding diulang sesuai jumlah blok (ulangan) yang sebenarnya merupakan tata letak Rancangan Acak Kelompok (RAK). Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, jumlah anakan produktif, umur keluar malai, umur panen, persentase gabah hampa per malai, jumlah gabah berisi per malai, bobot 1000 biji, bobot per malai, dan hasil.
Hasil penelitian ini beberapa varietas padi lokal gogo berpotensi dikembangkan menjadi varietas ungggul karena penampilan beberapa karakter yang melebihi varietas pembanding. Varietas tersebut adalah ?lokal kabut?, ?Ruyung?, ?Salak? dan ?Kuku balam?.