Abstract :
Bakteri Streptococcus agalactiae dan Edwardsiella ictaluri. merupakan bakteri patogen yang menyerang budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) dan ikan patin (Pangasius sp.). Telah diteliti bahwa salah satu tanaman potensial yang memiliki aktivitas dalam menghambat bakteri patogen diantaranya tanaman Sungkai (Peronema canescens. Jack), tanaman ini mengandung senyawa metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, terpenoid dan golongan tanin. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sungkai (P. canescens. Jack) terhadap pertumbuhan bakteri S. agalactiae dan E. ictaluri dan mengetahui konsentrasi ekstrak daun sungkai (P. canescens. Jack) yang efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S. agalactiae dan E. ictaluri. Metode penelitian ini menggunakan metode cakram Kirby-Bauer yang dilakukan pengulangan sebanyak empat kali dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 30%, dan 40%. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun sungkai memiliki aktivitas antibakteri dengan rata-rata daya hambat yang dihasilkan terhadap bakteri S. agalactiae yang ditandai dengan rata-rata zona hambat 0,0 mm (tidak memiliki zona hambat), 0,0 mm (tidak memiliki zona hambat) 0,8 mm (lemah), 2,7 mm (lemah) dan E. ictaluri dengan nilai rata-rata zona hambat berturut-turut sebesar 3,5 mm (lemah), 6,8 mm (sedang) , 12 mm(kuat) dan 23,3 mm (sangat kuat). Efektifitas tertinggi ekstrak daun sungkai berada pada konsentrasi 40%.