Abstract :
ABSTRAK
Campur Kode dalam Interaksii | Ardiawan; Akyaruddin; Akbar; Purba; Setyonegoro - UNJA 511
511
CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI ANTARA PENJUAL DAN
PEMBELI DI PASAR SINGKUT KABUPATEN SAROLANGUN
Deni Ardiawan1, Akyaruddin2,
Oky Akbar3, Andiopenta Purba 4, Agus Setyonegoro5
Universitas Jambi
deniardiawa8899@gmail.com
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengengetahui wujud, faktor dan fenomena campur kode yang
ada di pasar Singkut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian
kualitatif dengan pendekatan etnografi. Data penelitian berupa percakapan antara penjual dan
pembeli yang terjadi secara alami selama komunikasi. Metode pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini antara lain bebas libat cakap, mencatat, dan merekam. Dalam
prosesnya peneliti akan melakukan penyimakan terhadap percakapan jual beli yang sdang
berlangsung, selain menyimak peneliti juga melakukan pencatatan terhadap apa yang di lihat
dan dirasakan oleh peneliti. Peneliti juga melakukan rekaman guna mendapatkan data yang
akurat. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik deskriptif dengan
pengkodean data. Uji validitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi
antar peneliti. Hasil dari penelitian ini adalah benar bahwa campur kode terjadi di pasar
Singkut. Campur kode yang terjadi meliputi tataran kata yang ditemukan sebanyak 48 bentuk,
tataran frasa sebanyak 16 bentuk, dan tataran klausa 1 bentuk. bahasa Melayu dan bahasa
Jawa merupakan mayoritas bahasa yang digunakan dalam campur kode di pasar Singkut
This study aims to find out the forms, factors and phenomena of code mixing in the Singkut
market. The research method used in this research is qualitative research with an ethnographic
approach. Research data is in the form of conversations between sellers and buyers that occur
naturally during communication. The data collection methods used in this study include free
engagement, taking notes, and recording. In the process, the researcher will listen to the buying
and selling conversations that are currently taking place, in addition to listening, the researcher
will also record what the researcher sees and feels. Researchers also recorded in order to obtain
accurate data. The data analysis technique used by the researcher is a descriptive technique with
data coding. Test the validity of the data used in this study is triangulation between researchers.
The results of this study are true that code mixing occurs in the Singkut market. The code mixing
that occurred included 48 forms of word level, 16 forms of phrase level, and 1 form of clause level.
Malay and Javanese are the majority languages used in code mixing at the Singkut market.