Abstract :
ABSTRAK
Sinar ultra violet (UV) yang dipancarkan matahari memiliki dampak negatif terhadap kulit seperti penuaan, kulit terbakar, kemerahan, dan eritema. Salah satu upaya untuk menghindari efek negatif tersebut adalah dengan penggunaan tabir surya yang memiliki nilai SPF (Sun Protection Factor) yang tinggi. Sonneratia alba Sm. (Perepat) diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang tinggi karena memiliki
kandungan senyawa fenolik dan flavonoid. Senyawa tersebut bermanfaat dalam melindungi kulit dari sinar UV. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan berupa pembuatan formula krim tabir surya dengan bahan aktif fraksi etil asetat daun perepat, formula krim dibuat dengan tiga variasi konsentrasi yaitu F1 (1,25%), F2 (2,5%), dan F3 (5%). Evaluasi yang dilakukan terhadap stabilitas fisik krim
antara lain uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan tipe krim yang dilakukan selama penyimpanan 28 hari pada suhu ruang, serta
dilakukan pengujian cycling test selama 6 siklus pada suhu 4oC dan 40oC.
Pengukuran nilai SPF dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometri uv?vis pada panjang gelombang 290-320 nm, nilai absorbansi yang didapat dihitung
menggunakan persamaan Mansur. Hasil pengujian sifat fisik krim menunjukan
bahwa F1 dan F2 stabil sedangkan F3 tidak stabil pada parameter uji daya lekat.
Pengukuran nilai SPF menunjukan bahwa nilai SPF tertinggi didapat oleh F3 diikuti
F2 dan F1. F3 dan F2 berada pada kategori ultra sedangkan F1 berada pada kategori
maksimal. Berdasarkan hasil tersebut, F2 merupakan krim yang memenuhi
stabilitas fisik sediaan dan memiliki nilai SPF pada kategori tertinggi yaitu ultra.
ABSTRACT
The ultra violet (UV) rays emitted by the sun have a negative impact on the skin
such as photoaging, sunburn, redness, and erythema. One of the ways to avoid these
negative effects is to use sunscreen that has a high SPF (Sun Protection Factor)
value. Sonneratia alba Sm. (Perepat) is known to have high antioxidant activity
because it contains phenolic compounds and flavonoids. These compounds are
beneficial in protecting the skin from UV rays. In this study, development was
carried out in the form of making sunscreen cream formulas with active ingredients
ethyl acetate fraction of perepat leaves, cream formulas made with three variations
in concentration, namely F1 (1.25%), F2 (2.5%), and F3 (5%). Evaluations carried
out on the physical stability of the cream include organoleptis tests, homogeneity,
pH, viscosity, dispersion, adhesion, and type of cream carried out during storage
for 28 days at room temperature, and cycling tests for 6 cycles at 4oC and 40oC.
SPF value measurement is carried out in vitro using uv-vis spectrophotometry at
wavelengths of 295-320 nm, the absorbance value obtained is calculated using the
Mansur equation. The results of the physical properties test of the cream show that
F1 and F2 are stable while F3 is unstable in the adhesion test parameters. The
measurement of the SPF value shows that the highest SPF value is obtained by F3
then followed by F2 and F1. F3 and F2 in the ultra category while F1 in the
maximum category. Based on these results, F2 is a cream that quaify the physical
stability of the preparation and has an SPF value in the highest category, namely
ultra.