Abstract :
ABSTRAK
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menguji pengaruh antara variabel Konflik Kerja dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pengendalian,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A)Kabupaten Batanghari. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner dengan skala likert terhadap 87 Pegawai Dinas Pengendalian,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A)Kabupaten Batanghari. Teknik pengujian data yang digunakan meliputi uji validitas dan uji reliabilitas, uji R-square dan Uji hipotesis dengan bootstrapping dengan bantuan Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kera berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pengendalian,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A)Kabupaten Batanghari, stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pengendalian,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A)Kabupaten Batanghari. Oleh karena itu, disarankan terhadap perusahaan dari aspek Konflik Kerja perlu adanya dengan memperhatikan faktor yang dapat menimbulkan konflik kerja pada pegawai, dari aspek Stres kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja pada pegawai, dari aspek kinerja pegawai, dimensi Kinerja kontekstual perlu ditingkatkan karena memiliki skor terendah diantara dimensi yang lain. Bagi instansi Dinas Pengendalian,Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB3A)Kabupaten Batanghari dapat mengadakan peningkatan kinerja dengan memperhatikan konflik kerja pada dan stres kerja terhadap para pegawai.
Kata Kunci : Kinerja pegawai, konflik kerja, stres kerja.