Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan terbaik penambahan ekstrak bunga telang terhadap sifat fisik, kimia, dan organoleptik pada es krim. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan taraf perlakuan yaitu 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, dan 25%, dengan 4 kali pengulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati yaitu aktivitas antioksidan, antosianin, overrun, daya leleh, warna, total padatan terlarut, dan organoleptik. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf 1% dan 5%. Apabila perlakuan menunjukkan pengaruh nyata, maka akan dilakukan analisis lebih lanjut menggunakan uji Duncan?s New Multiple Range (DNMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak bunga telang berpengaruh nyata terhadap aktivitas antioksidan, antosianin, overrun, daya leleh, total padatan terlarut, dan organoleptik. Perlakuan terbaik pada pembuatan es krim dengan penambahan ekstrak bunga telang 25% dengan aktivitas antioksidan yaitu 69,23%, antosianin 22,27 ppm, overrun 48,20%, daya leleh 20,49 menit, warna (tingkat kecerahan nilai L 23,25, nilai a -2, dan nilai b -29) dengan deskripsi warna very dark blue, total padatan terlarut 22,23 °Brix, dan skor organoleptik warna 4,92 (biru), rasa (khas bunga telang), tekstur 3,08 (agak lembut), dan penerimaan keseluruhan 3,04 (agak suka).