Abstract :
Kecamatan Pangkalan Jambu Kabupaten Merangin merupakan salah satu lokasi
pertambangan emas rakyat yang dilengkapi sejumlah alat berat yang berada pada
kawasan budidaya khususnya padi sawah. Masyarakat Desa Baru Pangkalan Jambu
Kecamatan Pangkalan Jambu melakukan reklamasi lahan padi sawah, namun luas
dan sebaran lahan bekas pertambangan emas yang dimanfaatkan untuk lahan sawah
kembali di Desa Baru Pangkalan Jambu belum terpetakan, sehingga belum
diketahui secara pasti luasan lahan padi sawah yang telah direklamasi kembali guna
perencanaan lahan lebih lanjut. Kajian sifat fisika tanah pada lahan sawah bekas
pertambangan emas di Desa Baru Pangkalan Jambu diperlukan sebagai dasar
pemetaan lahan sawah dan dasar dalam pengolahan lahan karena mempengaruhi
sifat kimia dan biologi tanah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
karakteristik beberapa sifat fisik tanah sawah bekas pertambangan emas rakyat
beserta peta sebarannya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode Grid
bebas menggunakan skala 1:10.000 (tingkat detail) dengan jarak antar titik 140
m x 140 m (19.600 m2 = 1,96 ha), jumlah titik pengamatan sebanyak 17 titik.
Variabel yang diamati adalah Tekstur, Bahan Organik, Bobot Isi, Total Ruang
Pori, Kadar Air. Data yang diperoleh dari hasil analisis kemudian diolah
menggunakan ArcGIS dengan melakukan interpolasi menggunakan model IDW
(Inverse Distance Weighting). Hasil penelitian Lahan sawah bekas pertambangan
emas pada kedalaman 0-30 cm memiliki tekstur pasir berlempung dengan luas
±31,56 ha. Bobot isi memiliki kriteria sedang dengan luas 15,83 ha dan kreteria
tinggi dengan luas 15,73 ha. Total ruang pori memiliki kriteria rendah dengan
luas yaitu ± 31,56 ha, kadar air tanah memliki nilai 10,24%-28,61%, bahan
organik memiliki kriteria sangat rendah dengan luas 14,44 ha, kreteria rendah
dengan luas 6,33 ha, dan kreteria sedang memiliki luas 10,79 ha.