DETAIL DOCUMENT
EKRANISASI NOVEL MERINDU CAHAYA DE AMSTEL KARYA ARUMI EKOWATI KE DALAM FILM MERINDU CAHAYA DE AMSTEL KARYA SUTRADARA HADRAH DAENG RATU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Mariani, Siti Indah
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-09-15 01:48:44 
Abstract :
Indah, Mariani Siti. 2023. Ekranisasi Novel Merindu Cahaya De Amstel Karya Arumi Ekowati Ke Dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Karya Sutradara Hadrah Daeng Ratu. Skripsi, Jurusan Sejarah, Seni, dan Arkeologi, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Prof. H. Yundi Fitrah, Drs., M.Hum., Ph.D., (II) Siti Fitriah, S.S., M.A. Kata Kunci: Sastra Bandingan, Ekranisasi, Novel, Film, Merindu Cahaya de Amstel Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan antara novel Merindu Cahaya De Amstel Karya Arumi Ekowati digarap menjadi film Merindu Cahaya De Amstel Karya Sutradara Hadrah Daeng Ratu ditinjau dari alur, latar, serta tokoh dan penokohan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode komparatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa pernyataan-pernyataan, satuan kata atau kalimat dalam novel Merindu Cahaya De Amstel Karya Arumi Ekowati dan pernyataan, dialog, atau sekuen-sekuen yang ada dalam film Merindu Cahaya De Amstel Karya Sutradara Hadrah Daeng Ratu. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik membaca, teknik menonton, teknik mencatat, dan teknik pengkodean. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 92 data dari aspek peciutan, penambahan dan perubahan bervariasi dilihat dari segi alur, latar, serta tokoh dan penokohan. Masing-masing data yang ditemukan yaitu: (1) penciutan pada alur sebanyak 18 alur, penambahan pada alur sebanyak 13 alur, dan perubahan bervariasi pada alur sebanyak 9 alur, (2) penciutan tokoh sebanyak 12 tokoh, aspek penambahan sebanyak 3 tokoh dan perubahan bervariasi sebanyak 2 tokoh, (3) kategori aspek penciutan latar sebanyak 29 latar, aspek penambahan latar sebanyak 5 latar dan perubahan bervariasi pada latar sebanyak 1 latar. Dari data yang telah diperoleh dan telah dianalisis ekranisasi penciutan lebih banyak ditemukan dibandingkan dari ekranisasi penambahan dan perubahan bervariasi. Hal ini dikarenakan tidak semua yang terdapat dalam novel dapat ditayangkan dalam film mengingat keterbatasan waktu. Penciutan terjadi untuk memfokuskan film pada cerita tokoh utama, sehingga inti cerita dalam film dapat tersampaikan dengan batas durasi yang sudah ditentukan. 
Institution Info

Universitas Jambi