Abstract :
RINGKASAN
Sinar-X merupakan salah satu sinar elektromagnetik yang digunakan
untuk keperluan mendiagnosa ada tidaknya kelainan dalam tubuh, dengan cara
menyinari bagian tubuh yang ingin didiagnosa dengan menggunakan sinar-X.
Panoramik atau dalam artian lainnya radiografi panoramik adalah teknik
radiografi ekstraoral yang dapat memperlihatkan rahang atas dan rahang
bawah sekaligus, serta struktur anatomis yang berdekatan dalam satu film.
Pemeriksaan panoramik memanfaatkan radiasi pengion berupa sinar-X. Jika
sinar tersebut terpapar oleh tubuh manusia secara terus menerus tanpa
diperhatikan dosisnya maka akan banyak sekali masalah yang terjadi pada
manusia yang terpapar sehingga diperluhkan perhatian pengawasan disekitar
instalasi radiologi. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh paparan
radiasi didalam ruangan dengan pengukuran berbagai arah pada jarak yang
berbeda dari sumber radiasi, mengetahui seberapa besar dosis paparan radiasi
sinar-X yang dihasilkan pesawat sinar-X panoramik disekitar instalasi radiologi,
dan mengetahui efektivitas proteksi radiasi. Penelitian dilakukan dengan
mengukur dosis radiasi diberbagai arah pada jarak 0,5 m sejauh 2,5 m,
pengukuran data untuk mengetahui dosis paparan radiasi sinar-X yang
dihasilkan pesawat sinar-X panoramik disekitar ruang radiologi diambil dititik
ruang operator, pelayanan, koridor dan ruang tunggu, dan pengukuran
efektivitas radiasi diambil dititik pintu koridor, pintu ruang tunggu dan ruang
operator menggunakan surveymeter. Diperoleh hasil pengukuran paparan
radiasi di dalam ruangan dari berbagai arah dengan jarak yang berbeda-beda
menunjukkan dosis radiasi terkecil terdapat pada depan pesawat yaitu 2,974