Abstract :
Pengangguran merupakan permasalahan yang selalu ada dan sulit untuk
dihindari di seluruh negara. Meningkatnya pengangguran bisa menjadi
penghambat bagi jalannya pembangunan dan berpotensi menimbulkan masalah
-masalah dalam bidang sosial maupun ekonomi. Indonesia merupakan jumlah
pengangguran tertinggi no 2 di Asia tenggara. Oleh karena itu, penulis ingin
mengidentifikasi jumlah pengangguran di Indonesia dengan menggunakan
metode Statistical Quality Control (SQC). SQC adalah alat yang digunakan untuk
mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data yang digunakan
dalam aktivitas kontrol kualitas melalui penggunaan metode statistika.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengendalian kualitas
serta penyebab kecacatan pada jumlah pengangguran di Indonesia tahun 2018-
2022 menggunakan metode statistical quality control (SQC), yaitu dengan alat
bantu berupa check sheet, histogram, diagram pareto, diagram sebab-akibat dan
diagram control. Hasil dari pengolahan data yang telah dilakukan menggunakan
histogram, diagram pareto, dan diagram sebab-akibat terdapat 3 jenis kecacatan
pada jumlah pengangguran yaitu jumlah pengangguran yang ditamatkan
berdasarkan pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
Pada pengolahan data kecacatan yang paling tinggi adalah jumlah pengangguran
yang ditamatkan berdasarkan pendidikan menengah. Pada diagram control peta
kendali variabel yaitu