Abstract :
RINGKASAN
Pakan merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha peternakan.
Kurang lebih 65% dari total biaya produksi ditempati oleh biaya pakan. limbah sawi
mudah busuk karena berkadar air tinggi, namun secara kimiawi mengandung protein,
serta vitamin dan mineral yang relatif tinggi. Limbah sawi memiliki kandungan zat?zat makanan dan energi, yaitu BK 89,78%, protein 26,33%, lemak 2.84%, abu
20,22%, serat kasar 16.79%, BETN 23,60%, gross energi 3247 Kkal/kg, Pemberian
limbah sayur sawi (Brassicarapa var.parachinensis)dalam ransum diharapkan dapat
memberikan pengaruh baiksehingga dapat meningkatkan performanya ayam dan bisa
menekan harga pakan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan tepung
limbah sayur sawi (Brassicarapa var.parachinensis)dalam ransum dan pengaruhnya
terhadap performa ayam broiler. Penelitian menggunakan 200 ekor Doc ayam strain
Lohman MB 202. Ayam dibagi ke dalam 20 unit kandang, masing-masing kandang
berisi 10 ekor.
Perlakuan yang diterapkan 5 macam dengan 4 ulangan. Ransum dasar yang
digunakan yaitu ransum non antibiotik. Ransum perlakuan adalah P0 :100% Ransum
dasar (kontrol), P1 : Ransum 97,5% + Limbah sawi2,5%, P2 : Ransum 95% +
Limbah sawi 5%, P3 : Ransum 92,5% + Limbah sawi7,5% dan P4 : Ransum 90% +
Limbah sawi10%. Ayam dipelihara selama 5 minggu. Data yang diperoleh dilakukan
analisis ragam dan perbedaan antara perlakuan diuji dengan uji Duncan.
Hasil analisis ragam menunjukkan konsumsi ransum, pertambahan bobot
badandan konversi ransum. Hasil penelitian memperlihatkan pemanfaatan tepung
limbah sayur sawi (Brassicarapa var. parachinensis) dalam ransum tidak nyata
(P>0.05) berpengaruh terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan
konversi ransum. Hasil penelitian menyimpulkan pemanfaatan tepung limbah sayur
sawi (Brassicarapavar. parachinensis) dalam ransum ayam dapat di lakukan sampai
taraf 10% tanpa menurunkan performa ayam broiler.