Abstract :
ABSTRAK
Mira Lestari. strategi Pengembangan Usahatani Kopi Robusta di Kecamatan Lembha Masurai Kabupaten Merangin. Dibimbing oleh Dr.Ir. Ira Wahyuni, M.P sebagai dosen pembimbing I dan Ir. Dewi Sri Nurchaini, M.P sebagai dosen pembimbing II.
Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mendeskripsikan gambaran usahatani kopi robusta di Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin. 2) Mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dalam pengembangan usahatani kopi robusta di Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin. 3). Merumuskan model alternatif Strategi pengembangan usahatani Kopi Robusta di Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin. Penelitian ini dilakukan selama 2 bulan di Kecamatan Lembah Masurai dengan jumlah responden 56 petani.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan pendekatan SWOT (Strenght, Weakness, Opportunities, Treaths). Hasil penelitian menunjukan bahwa usahatanii kopi robusta diusahakan pada lahan perbukitan dengan Teknik budidaya yang sangat terbatas, terdapat faktor internal yang terdiri dari 5 kekuatan dan empat kelemahan, sedangkan faktor eksternal terdiri dari 4 peluang dan 4 ancaman. Hasil analisis matriks SWOT, bahwa pengembangan usahatani kopi robusta di Kecamatan Lembah Masurai berada pada kusdra I atau strategy agresif. Strategi pengembangan usahatani kopi robusta di Kecamatan Lembah Masurai yang dapat digunakan yaitu strategi SO, memanfaatkan kekuatan yang dimiliki dengan optimal dan memanfaatkan peluang yang ada. Meningkatkan produksi kopi robusta agar dapat memenuhi permintaan pasar.
Kata Kunci: Kopi Robusta, Alternatif Strategi, Analisis SWOT.
ABSTRACT
This research aims to 1). Describe the description of robusta coffee farming in Lembah
Masurai District, Merangin Regency. 2) Identify internal and external factors that are
strengths, weaknesses, opportunities and threats in developing robusta coffee farming in
Lembah Masurai District, Merangin Regency. 3). Formulate an alternative model for the
Robusta Coffee farming development strategy in Lembah Masurai District, Merangin
Regency. This research was conducted for 2 months in Lembah Masurai District with a
total of 56 farmers as respondents. The data used in this research are primary data and
secondary data. Data were analyzed using descriptive methods and the SWOT (Strength,
Weakness, Opportunities, Treaths) approach. The research results show that robusta
coffee farming is cultivated on hilly land with very limited cultivation techniques, there
are internal factors consisting of 5 strengths and four weaknesses, while external factors
consist of 4 opportunities and 4 threats. The results of the SWOT matrix analysis show
that the development of robusta coffee farming in Lembah Masurai District is in quadrant
I or an aggressive strategy. The strategy for developing robusta coffee farming in Lembah
Masurai District that can be used is the SO strategy, making optimal use of existing
strengths and taking advantage of existing opportunities. Increase robusta coffee
production to meet market demand.
Keywords: Robusta Coffee, Alternative Strategies, SWOT Analysis.