Abstract :
Akuaponik merupakan sistem budidaya ikan dan budidaya tanaman secara bersamaan. Masalah yang terjadi pada akuakultur adalah limbah yang dihasilkan akuaponik terdiri dari amonia yang beracun, nitrit dan nitrat dalam jangka panjang akan menyebabkan kualitas air yang terjadi semakin buruk, sehingga perlu penambahan komponen akuaponik yang dapat mereduksi amonia dan berpengaruh terhadap kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis media biofilter dan jenis media biofilter terbaik terhadap kualitas air pada sistem akuaponik.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan
pada penelitian ini adalah pemberian berbagai macam media biofilter dengan 5 perlakuan yaitu: P1 = Tanpa Biofilter, P2 = Bioball, P3 = Bioring, P4 = Batu apung, P5 = Bambu. Setiap perlakuan dilakukan perulangan sebanyak 3 kali sehingga
didapatkan 15 satuan percobaan. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Apabila data berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan?s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media biofilter yang menggunakan bioring menghasilkan perlakuan terbaik dengan kandungan kadar nitrat (59,3 mg/L), nilai pH (6,84), kadar oksigen (4,0 mg/L), nilai TDS (413,3 ppm), suhu (27,8 °C) dan rata-rata berat tanaman kangkung (113,9 gram). Kesimpulan yang dapat diambil pada penelitian ini bahwa media biofilter
bioring menghasilkan nilai parameter kualitas air yang baik sehingga mampu
menopang kehidupan ikan dan tanaman.
Kata kunci: akuaponik, biofilter, kualitas air