Abstract :
Masyarakat tidak dapat dipisahkan dengan politik, hal ini sudah terintegrasi
ke dalam hidup mereka karena sesungguhnya kehidupan politik adalah bagian dari
interaksi mereka dengan komunitas lain dan dengan kehidupan orang lain serta
lembaga pemerintah atau non pemerintah (lembaga formal). Budaya politik
merupakan sikap yang khas kepada warga negara terhadap politik dan
pemerintahan serta aktivitas politik. Partisipasi politik merupakan aktivitas individu
ataupun kelompok agar turut serta dengan aktif pada dunia politik yakni melalui
jalan memilih pimpinan negara dengan langsung dan juga tidak langsung memberi
pengaruh kebijakan publiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan
menganalisis model budaya politik masyarakat Desa Perkebunan Teluk Panji dalam
pemilihan Kepala Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat,
Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara Tahun 2014; serta untuk
mengetahui dan mengidentifikasi tingkat partisipasi masyarakat Desa Perkebunan
Teluk Panji dalam pemilihan Kepala Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan
Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara Tahun 2014.
Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan
teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Budaya Politik Gabriel
Almond dan Sidney Verba. Dan pada hasil penelitian ini ditemukan bahwa budaya
politik Masyarakat Desa Perkebunan Teluk Panji yaitu budaya politik kaula dengan
tingkat partisipasi pasif dimana Masyarakat Desa Perkebunan Teluk Panji hanya
berpartisipasi pada saat pemilihan.
Kata Kunci: Budaya Politik, Tingkat Partisipasi, Pilkades 2014.