Abstract :
PENGGUNAAN EKSTRAK JAMUR LAUT (Nodulisporium sp) SEBAGAI PAKAN A D I T I F D A L A M R A N S U M AYAM KAMPUNG
T E R H A D A P R A S I O P E N G G U N A A N PROTEIN
Maria Oktavia Br Surbakti (E10019030), dibawah bimbingan
Prof. Dr. Ir. Hj. Nurhayati, M.Sc.agr.1) dan Nelwida, S.Pt., M.P.2)
RINGKASAN
Pertumbuhan ayam kampung memiliki pertumbuhan yang lambat dibandingkan dengan ayam broiler, maka diperlukan pakan aditif yang dapat memicu pertumbuhan dan meningkatkan populasi mikroba menguntungkan pada saluran pencernaan pada ayam kampung.Akan tetapi, pakan aditif yang diberikan secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama dapat menghasilkan residu yang berbahaya bagi ternak. Oleh karena itu, perlu mencari pakan aditif yang memiliki senyawa aktif dalam pemacu pertumbuhan secara alami dan meningkatkan performa pada ayam kampung. Salah satu bahan pakan yang memiliki senyawa aktif didalamnya yaitu ekstrak jamur laut (Nodulisporium sp.). Jamur laut ini diduga dapat digunakan sebagai pakan aditif dalam meningkatkan pertumbuhan dan kekebalan imun ayam kampung, ini dikarenakan jamur laut (Nodulisporium sp.) memiliki senyawa aktif berupa ?-glukan, pitosterol, polifenol, dan saponin. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak jamur laut (Nodulisporium sp.) sebagai pakan aditif dalam ransum ayam kampung terhadap rasio penggunaan protein.
Penelitian ini dilaksanakan di kandang penelitian Laboratorium Budidaya Ternak dan Hijauan, Fakultas Peternakan Universitas Jambi selama 10 minggu dimulai dari tanggal 19 November 2022 sampai dengan 28 Januari 2023. Penelitian ini menggunakan 180 ekor ayam kampung (DOC) unisex atau tidak membedakan jenis kelamin. Rancangan penelitian yang digunakan menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri P0 = Ransum Dasar (kontrol), P1= P0 + 1 ml ekstrak jamur laut/kg, P2= P0 + 2 ml ekstrak jamur laut/kg, P3= P0 + 3 ml ekstrak jamur laut/kg, P4= P0 + 4 ml ekstrak jamur laut/kg. Peubah yang diamati adalah konsumsi bahan kering ransum, konsumsi protein kasar, pertambahan bobot badan dan rasio penggunaan protein. Data diolah menggunakan analisis ragam dan pengaruh nyata perlakuan terhadap peubah yang diamati dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak jamur laut sebagai pakan aditif dalam ransum yang ditambahkan sampai 4 ml/kg ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan kering ransum, konsumsi protein kasar, pertambahan bobot badan dan rasio penggunaan protein.
Kesimpulan yang diperoleh bahwa penggunaan ekstrak jamur laut sebagai pakan aditif dalam ransum yang ditambahkan sampai 4 ml/kg belum dapat meningkatkan nilai rasio penggunaan protein pada ayam kampung.
Kata kunci: Ayam Kampung,Ekstrak Jamur Laut, Pakan Aditif, Performan Ayam
Kampung, Rasio Penggunaan Protein.
Keterangan : 1) Pembimbing Utama
2) Pembimbing Pendamping