Abstract :
Menapo Sungai Melayu II terletak di Komplek Percandian Muaro Jambi
tepatnya di Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Penelitian
bertujuan untuk mengetahui lapisan dan struktur bata di bawah permukaan
berdasakan nilai tahanan jenis. Secara keseluruhan Kawasan percandian
Muarajambi merupakan bagian dataran rendah Sumatera bagian timur yang
bercirikan topografi dataran dan perbukitan rendah dengan ketinggian maksimal
100 m. Daerah penelitian berada di Formasi Muaro Enim (Tmpm). Pengukuran
menggunakan metode tahanan jenis konfigurasi Wenner mengunakan Flat base
elektroda guna memperkecil resiko kerusanan pada struktur bata yang ada
dibawah permukaan. Pengukuran dilakukan sebanyak 6 lintasan. Dari hasil
pengukuran dan interpretasi pada Kawasan tersebut didapatkan tiga litologi yaitu
bata, lempung pasiran dan pasir tersaturasi air yang terdapat pada daerah
penelitian. Penampang tahanan jenis pada daerah penelitian memiliki rentang
nilai resistifitas 1.07- 49.90 ?m yang mana resistifitas rendah berkisar 1.07 ?
3.84 ?m diindikasikan sebagai pasir tersaturasi air. Sedangkan padan nilai
resistifitas 4.95 ? 13.8 ?m diindikasikan sebagai lempung pasiran. Pada
resistivitas tinggi dengan nilai 17.84 ? 49.90 ?m diinterpretasikan sebagai bata
atau struktur bata yang ada di bawah permukaan. Berdasarkan hasil metode
Tahanan Jenis dapat diidentifikasi gejala-gejala di bawah permukaan yang dapat
mendukung interpretasi arkeologi, mulai dari struktur pagar, gapura, gundukan
dan kanal.