Abstract :
Pesatnya perkembangan internet dalam beberapa tahun terakhir ini
memunculkan inovasi-inovasi khususnya pada teknologi keuangan termasuk
dalam sistem pembayaran. Dengan memanfaatkan teknologi itulah Bank
Indonesia meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang
digunakan untuk mengintegrasikan seluruh pembayaran non tunai di Indonesia.
Pada era digitalisasi pembayaran yang semakin berkembang menyebabkan
banyaknya pedagang beralih pada sistem pembayaran non tunai termasuk QRIS.
Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis distribusi dan
preferensi pelaku UMKM di Kota Jambi untuk menggunakan QRIS serta untuk
menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi preferensi UMKM untuk
menggunakan QRIS. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis
penelitian survei dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner dan
wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan UMKM di Kota
Jambi. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, jumlah sampel
yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 96 UMKM. Teknik analisis
data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi kinerja dan nilai harga
berpengaruh signifikan terhadap preferensi UMKM menggunakan QRIS.
Sedangkan ekspektasi usaha, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi
tidak berpengaruh signifikan terhadap preferensi UMKM untuk menggunakan
QRIS.
Kata kunci : Sistem Pembayaran, QRIS, UMKM, Preferensi