Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengujian ekstrak buah bintaro
(C. odollam) terhadap pertumbuhan jamur M. canis dan untuk mengetahui
konsentrasi optimal dari ektrak buah bintaro (C. odollam) terhadap pertumbuhan
jamur M. canis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan
rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang
terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0: kontrol ketokonazole 0,02%, ekstrak buah bintaro
konsentrasi P1: 25%, P2: 50%, P3: 75%, P4: 100% dengan 5 kali pengulangan.
Parameter yang diamati adalah luas zona hambat yang terbentuk dan konsentrasi
ekstrak buah bintaro (C. odollam) yang optimal dalam menghambat pertumbuhan
M. canis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah bintaro (C. odollam)
berpengaruh terhadap pertumbuhan M. canis dengan rata-rata diameter zona
hambat P0 (12,53 mm), P1 (15,50 mm), P2 (19,17 mm), P3 (22,42 mm), dan P4
(24,10 mm). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan ANOVA dan
dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rata-rata diameter zona hambat yang terkecil yaitu pada
kontrol yaitu 12,53 mm. Rata-rata diameter zona hambat yang terbesar yaitu pada
24,10 mm pada konsentrasi 100% yang tidak berbeda nyata dengan rata-rata zona
hambat pada konsentrasi 75%, namun berbeda nyata dengan konsentrasi 25%, 50%
dan kontrol. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya pengaruh pemberian
ekstrak buah bintaro (C. odollam) terhadap pertumbuhan jamur M. canis dan
konsentrasi ekstrak buah bintaro (C. odollam) yang optimal yaitu pada konsentrasi
75%.