Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari uang saku dan gaya hidup terhadap tingkat konsumsi Mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan dikumpulkan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan angkatan 2020-2022 berjumlah 561 orang yang kemudian dijadikan sampel berjumlah 85 orang. Alat analisisi data yang digunakan adalah metode asumsi klasik dengen analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji F dan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Uang saku berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi, ditunjukkan dengan nilai koefisien uang saku (b1) bertanda positif yaitu sebesar 15.182, dan p-value kurang dari tingkat signifikansi (0,000 < 0,05). (2) Gaya hidup tidak berpengaruh terhadap tingkat konsumsi mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi, ditunjukkan dengan nilai p-value lebih dari tingkat signifikansi (0,530 > 0,05). (3) Uang saku dan gaya hidup secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tingkat konsumsi mahasiswa Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Jambi, ditunjukkan dengan nilai Sig. kurang dari tingkat signifikansi (0,000 < 0,05). Dan diperoleh nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,742 atau 74,2%. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 74,2% tingkat konsumsi dipengaruhi oleh uang saku dan gaya hidup, sedangkan sisanya 25,8% dipengaruhi oleh variabel bebas lain yang tidak diteliti.
Kata kunci: Konsumsi, uang saku, gaya hidup