Abstract :
Limbah merupakan salah satu permasalahan penyebab terjadinya
pencemaran lingkungan. Pengolahan limbah yang kurang maksimal akan
menyebabkan terjadinya kerusakan terhadap lingkungan. Salah satu limbah
yang dijumpai adalah kulit kopi. Limbah yang dihasilkan membuat penumpukan
pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena sulit terurai. Limbah kulit kopi
dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah campuran semen yang digunakan
pada campuran beton karena mempunyai kandungan pozzolan atau pengikat
apabila abu kulit kopi dicampurkan dengan air, sehingga abu kulit kopi dapat
dijadikan sebagai subtitusi sebagian semen halus.
Metode pemecah permasalahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Metode penelitian mengenai pengaruh penambahan abu kulit kopi terhadap kuat
tekan beton dilakukan dengan metode eksperimen. Metode penelitian secara
eksperimen dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan abu kulit kopi
terhadap kuat tekan beton dan workability beton. Adapun perhitungannya
dilakukan menggunakan data primer hasil pengujian laboratorium dan data
sekunder yang diperoleh dari studi literatur buku dan jurnal yang berkaitan
dengan penelitian.
Pengaruh penambahan abu kulit kopi sebagai subtitusi semen terhadap
campuran beton mengakibatkan kenaikan dan penurunan kuat tekan beton.
Nilai kuat tekan beton yang sesuai adalah nilai kuat tekan yang diperoleh sama
dengan yang direncanakan yaitu 25 MPa. Pada pengujian yang telah dilakukan
didapatkan nilai kuat tekan yang sesuai dengan rencana yaitu pada variasi 0%,
3% dan 6%. Untuk variasi 9% dan 12% tidak memenuhi karena tidak mencapai
nilai kuat tekan yang direncanakan.
Kata Kunci : Limbah kulit kopi, subtitusi semen, kuat tekan beton