Abstract :
Kehidupan sosial dan budaya merupakan suatu kebiasaan yang melekat dalam
kehidupan sebuah kelompok manusia. Salah satunya yaitu kebudayaan dari suku
yang ada di Jambi yaitu Suku Anak Dalam (SAD) atau lebih sering di panggil
dengan anak rimba. Suku Anak Dalam (SAD) hidup atau tinggal di dalam hutan
salah satunya di pedalaman desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten
Sarolangun Provinsi Jambi. Suku Anak Dalam (SAD) tidak tinggal menetap di
satu tempat, tetapi mereka berpindah-pindah tempat (nomaden). Desa Bukit
Suban ada tiga kelompok Suku Anak Dalam, kelompok yang tinggal di
pedalaman hutan (nomaden), kelompok yang tinggal di lahan sawit warga
(nomaden), kelompok yang tinggal permanen.
Pada penelitian ini mempunyai beberapa rumusan masalah yaitu: Bagaimana
sejarah Suku Anak Dalam, Bagaimana Kehidupan Suku Anak Dalam Desa Bukit
Suban dari tahun 1985-2016, Bagaimana perubahan dan eksistensi kehidupan
sosial budaya Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban dari tahun 1985-2016.
Penelitian ini mengggunakan beberapa metode yaitu: pengumpulan sumber
(heuristik), kritik sumber, interpretasi, historiografi. Akibat program transmigrasi
dan seiring perkembangan zaman dan juga pengaruh lingkungan sekitar, maka
kehidupan sosial dan budaya Suku Anak Dalam mengalami perubahan yang
terjadi pada beberapa kelompok Suku Anak Dalam yang ada di Desa Bukit Suban.
.
Kata Kunci: Suku Anak Dalam, sosial budaya, perubahan