Abstract :
Kata Kunci: e-modul, STEAM, Koloid, Kemampuan Berpikir Kritis.
Pendidikan merupakan salah satu bagian penting untuk memperoleh ilmu. Pada abad 21 ini
pendidikan diharapkan mampu berkembang secara pesat dengan menerapkan 4C pada
pembelajaran yaitu Collaboration (kerjasama), Communication (komunikasi), Critical
Thinking (berpikir kritis), dan Creativity (kreativitas). Melalui bahan ajar berbasis teknologi
akan mempermudah guru dan siswa dalam proses pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengembangan, kelayakan, penilaian guru
dan dan respon siswa terhadap pengembangan e-modul berbasis STEAM untuk melatih
kemampuan berpikir kritis siswa .
Proses pengembangan produk dalam penelitian ini mengikuti tahapan dalam model
pengembangan Lee and Owens yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan
Evaluasi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar wawancara, angket analisis
kebutuhan siswa. Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli media dan materi .
kemudian setelah didapat produk layak uji berdasarkan validasi tersebut, selanjutnya dinilai
oleh guru dan diujicobakan kepada siwa dengan uji kelompok kecil. Teknik analsiis data
yang digunakan adalah kualitatif yang berupa komentar, saran, masukan dan kuantitatif yang
berupa skor penilaian.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa e-modul bebrasis STEAM layak secara konseptual dan
prosedural berdasarkan penilaian ahli materi97,15%, sedangkan penilaian dari ahli media
96%. Dari instrumen penilaian guru diperoleh 98,5% dan hasil dari instrumen respon siswa
diperoleh sebesar 92,40%.
Berdasarkan pengembangan dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar e-
modul berbasis STEAM pada materi sifat koloid sudah memenuhi semua tahapan
pengembangan sampai uji kelompok kecil/small group dengan hasil sangat baik