Abstract :
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan yaitu: 1) Mengetahui kebutuhan petani
dalam melakukan Alih Fungsi Lahan karet menjadi komoditi kelapa sawit di Kecamatan
Rimbo Bujang.2) Bagaimana kegiatan Alih Fungsi Lahan karet menjadi kelapa sawit di
Kecamatan Rimbo Bujang.3) Mengetahui hubungan kebutuhan petani dengan kegiatan
Alih Fungsi Lahan karet menjadi komoditi sawit di Kecamatan Rimbo Bujang. Penelitian
dilakukan pada bulan mei sampai juni 2023, di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten
Tebo. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Perintis dan Desa Sapta Mulia dengan jumlah
sampel sebanyak 44 petani . Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Perintis
dan Desa Sapta Mulia yang sedang melakukan kegiatan Alih Fungsi Lahan karet menjadi
kelapa sawit. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis deskriptif frekuensi yang
digunakan untuk mengolah data dengan cara menggambarkan atau mendeskripsikan data
yang telah terkumpul tanpa bermaksud untuk membuat suatu kesimpulan yang bersifat
umum. Analisis stastistik non paramatrik menggungakan uji Rank Spearman dengan
bantuan SPSS 25. Dari hasil uraian analisis dan pembahasan diatas maka dapat
disimpulkan sebagai berikut: 1) Kebutuhan petani yang dalam melaksanakan kegiatan
Alih Fungsi Lahan karet menjadi kelapa sawit di Kecamatan Rimbo Bujang adalah
kebutuhan existence berada pada kategori tinggi dengan presentase 73% kemudian
kebutuhan relatednes berada pada kategori tinggi dengan presentase 66% sedangkan
kebutuhan growth berada pada kategori rendah dengan presentase 57%.2) Kegiatan alih
fungsi lahan karet menjadi kelapa sawit di Kecamatan Rimbo Bujang berada pada
kategori tinggi yaitu dengan presentase 77%. 3) Berdasarkan hasil uji Rank Spearman di
peroleh bahwa kebutuhan existence petani dengan korelasi