Abstract :
Perbankan milik BUMN yang terdafar di BEI merupakan salah satu dari 5 sektor keuangan yang mempunyai pertumbuhan positif ditengah pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kinerja keuangan berdasarkan analisis kinerja keuangan pada rasio profitabilitas,likuiditas,dan solvabilitas antara periode sebelum dengan selama pandemi berlansung.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan data sekunder yang didapatkan dari data Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan data pengamatan dilakukan secara tahunan yaitu tahun 2017 sampai dengan 2022 yang dilakukan pada bank milik BUMN.Analisis data dilakukan dengan analisis deskriftip dan uji beda dengan paired sample t-test untuk rasio profitabilitas dan likuiditas sedangkan untuk rasio solvabilitas dengan Wilcoxon signed ranks test.
Hasil penelitian terkait analisis pada Uji beda menunjukkan rasio profitabilitas dan solvabilitas tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dengan selama pandemi. Untuk rasio likuiditas merupakan satu-satunya rasio yang memiliki perbedaan signifikan antara sebelum dan selama pandemi. Hal ini dikarenakan efek pandemi mempengaruhi likuiditas yaitu dalam kemampuan perbankan dalam hutang dan kewajiban jangka pendeknya,sehingga sebagian besar rasio ini mengalami penurunan.
Kata kunci: rasio profitabilitas,rasio likuiditas dan rasio solvabilitas.