Abstract :
Pemilihan Kepala Desa merupakan salah satu bentuk penyaluran aspirasi bagi masyarakat, pada kesempatan ini juga masyarakat bebas untuk memilih kandidat yang dirasa bisa mewakili suara mereka di bidang pemerintahan. Desa Ladang Peris Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari melaksanakan Pilkades serentak pada tanggal 21 Oktober 2021 yang diikuti oleh tiga kandidat dan dimenangkan oleh Rahmadi Suqron Zazilah. Dalam penelitian ini peneliti akan menggunakan dua teori yang berbeda yakni teori modal politik dan teori strategi kampanye politik.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Narasumber yang dipilih berasal tokoh dalam lingkungan masyarakat. Hasil dalam penelitian ini adalah Kandidat terpilih Rahmadi Suqron Zazilah memiliki keempat modal politik tersebut. Namun modal yang lebih memperkuat Rahmadi Suqron Zazilah untuk terpilih menjadi kepala desa adalah modal budaya dan modal sosial.
Hal tersebut beradasarkan pendapat masyarakat yang lebih yakin terhadap Rahmadi Suqron Zazilah karena latar pendidikannya yang baik dan juga pengalaman serta relasi yang cukup luas. Terdapat empat strategi politik yang dilakukan oleh Rahmadi Suqron Zazilah yaitu Door to Door. Group Discussion, Direct Masscampaign Indirect Masscampaign. Untuk memaksimalkan strategi kampanye politik tersebut kandidat Rahmadi Suqron Zazilah membentuk tim khusus kemenangan yang berjumlah sebanyak 53 relawan.