Abstract :
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe deskriptif dengan
pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan
yaitu purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 105 responden yang
merupakan masyarakat Desa Teluk Kembang Jambu yang berusia 26 tahun keatas
dan memiliki pendidikan terakhir minimal tamatan SMA/sederajat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi publik yang ada di desa
Teluk Kembang Jambu sudah diterapkan aspek Bukti Fisik (Tangible), Keandalan
(Reliability), Daya Tanggap (Responsiviness), Jaminan (Assurance), dan Empati
(Emphaty) beserta indikatornya. Namun masih ditemui beberapa masalah,
misalnya ruang tunggu pelayanan dimana 58% masyarakat menjawab tidak ada
ruang tunggu pelayanan. Dan kemampuan petugas dalam menggunakan
komputer, 60% masyarakat menyebut jika petugas masih sering menemui
hambatan dalam mengoperasikannya. Sedangkan upaya yang dilakukan oleh
pemerintah desa menanggapi hal tersebut yaitu dengan memperketat lagi
peraturan mengenai waktu penyelesaian berkas administrasi milik masyarakat,
jam kerja petugas dan penggunaan seragam dalam memberikan pelayanan. Serta
untuk permasalahan ruang tunggu pelayanan dan juga kotak saran hingga saat ini
belum ada rencana untuk pembuatannya.
Kata Kunci : Persepsi, Pemekaran Desa, Pelayanan Publik, Desa Teluk Kembang
Jambu